Pengalaman Menjadi Tim Independen Pengawas UN SMA/SMK/Paket C (Bagian 2) – Nyasar Sewaktu Survey Lokasi Sekolah

By | 15 April 2014

Setelah rapat koordinasi dan sosialisasi di kampus UNPAS, semua tim pengawas independen diberikan map yang didalamnya berisi kelengkapan dan panduan mengenai prosedur operasioanl standar (POS) dalam pelaksanaan pengawasan UN. Selain itu, diberikan juga informasi mengenai lokasi sekolah yang menjadi tempat pengawasan.

Saya mendapatkan tugas untuk menjadi tim independen pengawas satuan di SMK-AL Hasan yang berlokasi di kompleks bumi panyileukan – Cibiru Bandung. Selain itu, informasi yang panitia berikan kepada saya termasuk nomor kontak dari kepala sekolah yang bersangkutan, jumlah siswa peserta UN, jumlah ruangan yang digunakan, beserta jumlah pengawas yang ditugaskan menjadi pengawas ruang. Disampaikan juga bahwa Saya harus berkoordinasi dengan SubRayon yang bertempat di SMKN 3 Bandung, Jl Solontongan daerah sekitar Buah Batu, karena Saya tiap hari harus ke SubRayon untuk mengambil soal dipagi hari, dan menyerahkan lembar jawaban siswa setelah selesai pelaksanaan UN di siang hari. Waktu itu saya berpikiran bahwa, jarak dari rumah di daerah Cijambe-Ujungberung ke SMK Al-Hasan daerah Cibiru memang tidak terlalu jauh, tetapi untuk ke Buah Batu-nya itu yang jaraknya “lumayan”, apalagi tiap hari harus bolak-balik, dari Ujungberung-Buah Batu-Cibiru-Buah Batu-Ujungberung. Tapi, tidak apalah, sudah menjadi tugas negara yang harus dilaksanakan.

Sesampainya dirumah sepulang dari rapat koordinasi, Saya lalu membaca semua informasi yang diberikan. Informasi yang ada diantaranya mengenai Prosedur Operasi Standar (POS) Penyelenggaraan UN, totalnya sekitar 47 halaman. Ada juga panduan kerja pengawasan pelaksanaan UN bagi pengawas satuan yang didalamnya berisikan rincian kerja Saya sebagai tim independen pengawas satuan pendidikan UN. Selain itu, terdapat juga tata tertib pengawasan dan masalah-masalah yang sering muncul pada pelaksanaan UN.

Pada lembar rincian kerja pengawas satuan pendidikan yang saya baca, dijelaskan bahwa Saya harus melapor terlebih dahulu kepada penyelenggara UN tingkat satuan pendidikan yang mana dalam hal ini adalah sekolah tempat dimana saya bertugas, dengan membawa surat tugas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jadwal melapor ke sekolah ini tertulis bahwa waktunya bisa disesuaikan. Berdasarkan rincian tersebut, maka saya menentukan pelaksanaan untuk melapor atau dengan kata lain yaitu survey awal terhadap lokasi sekolah dilakukan pada hari rabu 9 April 2014, selepas pemilu.

Langkah pertama saya sebelum survey lokasi, tentunya bertanya terlebih dahulu kepada siMbah Google. Dikarenakan Saya belum mengetahui lokasi sekolah SMK-Al Hasan, maka aplikasi google maps pun saya buka sebagai panduan supaya tidak nyasar. Pada waktu itu Saya mengisikan isian “SMK-Al Hasan” di google maps, dan tak lama kemudian siMbah pun memberikan informasi lokasi yang diinginkan. Berikut hasilnya.

 

Nyasar di Kompleks Panghegar

Rute Awal ke SMK Al Hasan

Pada awalnya, saya belum mengetahui bahwa SMK-Al Hasan tempat saya bertugas ituberlokasi di daerah Cibiru. Berdasarkan informasi yang didapat dari siMbah, diketahui bahwa lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah, yaitu sekitar 3,3 Km yang dapat ditempuh dalam waktu 8 menit. Hebat siMbah, selain memberikan rute yang terbaik, juga bisa mengetahui keadaan lalu lintas. Terlihat dari peta yang berwarna biru itu tandanya lancar, dan warna orange itu lalu lintasnya agak tersendat karena memang melintasi pasar Ujungberung.

Hari Rabu 9 April 2014 setelah pemilu, berdasarkan informasi lokasi yang telah didapatkan, Saya pun survey ke lokasi yang telah ditunjukkan oleh siMbah. Berbekal Global Positioning System (GPS) dari Smartphone, saya pun menyusuri jalan menuju lokasi. Disinilah keanehan terjadi, setelah berputar-putar cukup lama dijalan kompleks yang ditunjukkan siMbah, saya masih belum menemukan lokasi sekolah tujuan. Sampai saat ini Saya belum “ngeh” bahwa saya telah nyasar.

Lelah karena tidak ketemu juga, akhirnya Saya bertanya kepada masyarakat yang saya jumpai. Saya menanyakan apakah dia mengetahui dimana SMK-Al Hasan, ternyata dia tidak mengetahui. Hm, aneh juga, masa’ tidak mengetahui sekolah yang ada di sekitar kompleksnya sendiri. Tidak puas, Saya pun menanyakan ke orang lain. Ternyata orang kedua tersebut juga tidak mengetahui. Akhirnya saya bertanya saja mengenai kompleks bumi panyileukan apakah benar disini? ternyata dia menjawab bukan, tetapi itu kompleks ada di ByPass-Soekarno Hatta. Kalau disini kompleks perumahan Panghegar. Nah loh.

Nyasar di kompleks Panghegar

Nyasar di kompleks Panghegar

Guna memastikan informasi tersebut, saya pun bertanya kembali kepada tukang ojek mengenai lokasi kompleks bumi panyileukan, dan ternyata jawaban yang diberikan sama yaitu ada di jalan Soekarno-Hatta dekat bunderan Cibiru. Waduh, ternyata saya kesasar! pantas saja walaupun telah berputar-putar namun tetap tidak ketemu, ternyata ini kompleks perumahan Panghegar, bukan Bumi Panyileukan. Lantas, kok bisa salah alamat? Ah sudahlah, mungkin siMbah Google ngefans dengan lagu alamat palsunya Ayu Ting-Ting *_^

Setelah beberapa kali bertanya, Alhamdulillah saya sampai juga di lokasi tempat saya bertugas yang memang benar ada di sekitar bunderan Cibiru. Kesasar lumayan jauh gara-gara siMbah. Saya pun baru sadar bahwa hari Rabu, 9 April 2014 merupakan hari libur pemilu, sehingga Saya tidak bisa bersilaturahmi di hari tersebut karena sekolahnya pun libur, onde mande..

Lokasi SMK Al Hasan Sebenarnya - Kompleks Bumi Panyileukan

Lokasi SMK Al Hasan Sebenarnya – Kompleks Bumi Panyileukan

Silaturahmi kepada sekolah sebagai pihak penyelenggara UN saya lakukan pada kamis sore sepulang dari kantor. Diterima dengan baik dan ramah oleh panitia UN sekolah. Kami pun membicarakan mengenai mekanisme UN yang dimulai hari Senin, 14 April 2014 mulai jam 07.30 WIB. Ternyata memang benar, saya harus berangkat ke SubRayon terlebih dahulu di kawasan Buah Batu setelah shalat subuh untuk mengambil soal mendampingi Bpk.H.Yoyo sebagai petugas penyelenggara dari pihak SMK Al-Hasan. Sebagai informasi saja bahwa soal baru bisa diambil apabila tim pengawas dari independen sudah hadir dan ikut mengawasi pengambilan dan pendistribusian soal UN.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.


dua − 1 =