Pengalaman Menjadi Tim Independen Pengawas UN SMA/SMK/Paket C (Bagian 3) – Hari H Pelaksanaan UN

By | 25 April 2014

Mulai hari ini senin 14 April 2014 sampai dengan hari rabu 16 April 2014 UN tingkat SMA/SMK/Paket C Tahun ajaran 2013/2014 dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Setelah sosialisasi dan survey ke sekolah, tibalah saatnya untuk Saya menunaikan tugas negara, yaitu sebagai tim independen pengawas UN, yang kali ini Saya bertugas di SMK Al-Hasan.

Sebagai informasi saja, tugas Saya sebagai tim independen pada intinya adalah untuk menjaga dan mengawasi agar pelaksanaan UN di sekolah berjalan dengan lancar tanpa kecurangan. Setelah melakukan koordinasi dengan SMK Al-Hasan, disepakati bahwa pada saat pelaksanaan UN, Saya harus bersama-sama dengan perwakilan sekolah yang kali ini adalah Bapak H. Yoyo untuk mengambil soal dan menyerahkan lembar jawaban UN dari dan ke rayon yang bertempat di SMKN 3 Bandung, Jl. Solontongan.

Pelaksanaan UN setiap hari dimulai tepat pada jam 07.30 WIB. Akan tetapi, Saya harus sudah sampai di SMK Al-Hasan sekitar 45 menit sebelum UN dilaksanakan, tentunya sudah membawa soal dari Rayon. Untuk itu, setiap hari saya harus berangkat dari rumah di kawasan Cijambe-Ujungberung sekitar jam 04.40 WIB setelah shalat subuh menuju ke SMKN 3 Bandung untuk mengambil soal.

Hari pertama pelaksanaan UN, Senin 14 April 2014 saya pun berangkat dari rumah tepat jam 04.40 setelah shalat subuh. Dengan mengambil jalur perkalanan dari Cijambe – Jl. Rumah Sakit – ByPass Soerkarno Hatta – Buah Batu – Solontongan. Pagi itu kondisi lalu lintas sudah cukup ramai. Terlihat juga sedikit antrian di perempatan ByPass – Kiara Condong yang traffic light nya sangat lama karena harus menunggu sekitar 290 detik untuk kembali berjalan. Sampai di Rayon sekitar jam 05.15 WIB pagi dan ternyata Bapak H. Yoyo perwakilan dari SMK Al-Hasan sudah tiba terlebih dahulu.

Halaman SMKN 3 Bandung

Halaman SMKN 3 Bandung

 

Suasana hari pertama pengambilan soal ternyata Crowded & Paciweuh. Lokasi rayon pagi itu sudah penuh sesak dengan para perwakilan sekolah dan tim independen yang akan mengambil soal. Sampai-sampai saya juga kehilangan masker yang saya simpan di saku jaket karena berdesakan di situasi yang crowder tersebut. Wajar memang, pelaksanaan hari pertama merupakan ajang beradaptasi mengenai tata cara pengambilan soal.

Suasana Pengambilan Soal Hari Pertama - Pintu Depan

Suasana Pengambilan Soal Hari Pertama – Pintu Depan

Ruang Serah Terima Soal dan Lembar Jawaban Siswa

Ruang Serah Terima Soal dan Lembar Jawaban Siswa

Kondisi di depan ruang pengambilan soal dan lembar jawaban

Kondisi di depan ruang pengambilan soal dan lembar jawaban

Untuk mengambil soal, tahapannya terlebih dahulu harus mengambil form pengambilan soal yang terdapat di meja depan tempat pendaftaran atau pengambilan nomor antrian. Ada sekitar 6 atau 7 meja yang telah disiapkan. Sebelumnya Saya harus mengetahui dulu lokasi sekolah yang Saya berada dimeja mana dengan melihat informasi list sekolah yang sudah ditempel di dinding sekolah. Ternyata SMK Al-Hasan berada di meja 1. Untuk itu saya pergi menuju meja 1 dan ternyata sudah pada antri lumayan panjang. Onde mande. Setelah sampai di meja 1, saya harus menandatangani absensi pengambilan soal baru diberikan form untuk pengambilan soal.

Form tersebut harus diisi lengkap terlebih dahulu. Isiannya mirip pernyataan yang ditandatangani oleh koordinator Rayon, Saya sebagai tim independen, kemudian ditandatangani juga oleh dua saksi yaitu perwakilan sekolah, dan perwakilan dari Kemendikbud.

Proses pengambilan soal selesai sekitar jam 05.40 WIB. Kebetulan jumlah peserta UN di SMK Al-Hasan tidak terlalu banyak sehingga soal dan lembar jawaban yang Saya bawa pun dapat dimasukkan kedalam tas. Terlihat banyak rekan-rekan yang jumlah soal dan lembar jawabnya dimasukkan kedalam dus yang cukup besar, dan sepertinya harus dibawa dengan menggunakan mobil. Itulah mengapa lapangan parkir di SMKN 3 Bandung begitu penuh dengan kendaraan sehingga mengganggu mobilitas keluar masuk kendaraan.

Berangkat jam 05.45 dari rayon dan langsung menuju ke SMK Al-Hasan di daerah dekat bunderan Cibiru. Jalur yang paling cepat memang via ByPass, walaupun harus bertemu lagi dengan traffic light yang lamanya 290 detik, Oh No!. Alhamdulillah sampai di SMK Al-Hasan sekitar jam 06.30 dan Saya pun disambut oleh Kepala Sekolah untuk kemudian dipersilahkan kedalam ruangan panitia UN. Didalam ruang panitia UN telah ada yang datang para pengawas ruang dari sekolah lain. Ada sekitar 8 pengawas ruang, dimana tiap-tiap ruangan diawasi oleh 2 orang pengawas ruang. Lantas, apakah saya juga ikut mengawas? Ya, tetapi tidak ikut masuk ke ruang kelas.

SMK AL Hasan

SMK AL Hasan

 

Para Pengawas Ruang

Para Pengawas Ruang

Secara umum, pelaksanaan UN di SMK Al-Hasan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prosedur operasional standar yang telah diberikan oleh Kemendikbud. Sebelum dilaksanakan UN, sekitar jam 06.45 semua panitia melakukan breafing terlebih dahulu mengenai pelaksanaan.

Pelaksanaan Breafing

Pelaksanaan Breafing

 

Peserta UN tidak diperbolehkan membawa handphone kedalam kelas. Saya lihat bahwa memang HP setiap peserta dikumpulkan terlebih dahulu di ruangan yang berbeda, dijaga oleh satu orang siswa yang setelah saya tanya merupakan anggota OSIS yang sedang piket.

 

Handphone yang dikumpulkan di area yang berbeda

Handphone yang dikumpulkan di area yang berbeda

Setiap hari matapelajaran yang di UN kan di SMK berjumlah satu mata pelajaran. Hari senin, Bahasa Indonesia. Hari selasa, Matematika. Hari rabu, Bahasa Inggris. Satu matapelajaran itu mulai dari jam 07.30 berakhir pada jam 09.30. Sewaktu jam pelaksanaan UN, Saya berkeliling ke semua ruangan untuk memastikan kondisi pelaksanaan UN lancar dan terkendali. Serta untuk memantau kinerja dari semua pengawas ruang. Saya harus mengisi form penilaian untuk kinerja pengawas ruang. Begitupun juga pengawas ruang harus mengisi form peniliaian terhadap kinerja saya sebagai pengawas satuan.

Handphone yang dikumpulkan di area yang berbeda

Handphone yang dikumpulkan di area yang berbeda

 

Suasana Ruang Kelas Sewaktu UN

Suasana Ruang Kelas Sewaktu UN

 

Setelah pelaksanaan UN selesai, Saya pun harus memantau proses pemasukan lembar jawaban siswa kedalam amplop besar untuk kemudian di segel dan ditandatangani. Tak lupa juga lembar fakta integritas yang sudah saya tandantangi juga ikut dimasukan untuk dikumpulkan ke rayon. Sekitar jam 10.00 WIB saya beserta Bapak H. Yoyo menuju rayon untuk mengumpulkan lembar jawaban siswa yang nantinya akan dipindai di UPI Bandung. Proses pengumpulan lembar jawaban siswa juga harus dilakukan oleh dua orang. Satu perwakilan dari sekolah, satu dari tim independen. Proses tersebut berulang selama tiga hari pelaksanaan UN.

Alhamdulillah, selama pelaksanaan UN di SMK AL-Hasan berjalan dengan sangat lancar. Tidak ditemukan adanya indikasi kecurangan apapun. Saya berterimakasih kepada semua civitas akademika SMK Al-Hasan yang sudah bekerja keras dalam mensukseskan pelaksanaan UN. Terimakasih juga akan sambutan yang hangat dari pihak Sekolah kepada Saya sebagai tim pengawas satuan pendidikan dari independen perguruan tinggi. Semoga seluruh peserta UN SMK Al-Hasan dapat semuanya berhasil lulus seperti yang semua harapkan. Aamiin.

 

 

Alhamdulillah selesai juga menunaikan amanah negara. Saatnya Saya mempersiapkan diri untuk menyambut pekan yang baru, di Pekan Baru..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


empat × = 20